Page

September 22, 2011

Keajaiban Gigi pada Kelinci (Pengalaman Pribadi)

Sekitar bulan Februari yang lalu penulis membeli seekor kelinci jantan. Sekarang usianya kurang lebih 5 bulan. Lucu dan menggemaskan adalah kata-kata yang dapat menggambarkan gerak-geriknya :), kelinci ini diberi nama "Hobart tus Saoddah", pemberian langsung dari nenek penulis.  Tak disangka, kelinciku ini sangat pintar berpose di depan kamera!Bisa dilihat hasil jepret di samping (^__^). Untuk melihat foto-foto yg lain,pembaca bisa mengunjungi Facebook penulis :) (klik gambar...).
Oke,cukup pengenalannya, sekarang saatnya membahas topik yang berkaitan dengan judul posting :). Pernahkan teman-teman mendengar bahwa gigi kelinci akan terus tumbuh sepanjang masa?
Gejala ini dinamakan MALOCCLUSION, bahkan terdapat pada beberapa kelinci yang mengalami gejala ini sebagai kelainan genetis yang diturunkan dari induknya.

Gejala ini dialami oleh Hobart, sekitar 3 hari setelah Idul Fitri 1432 H yang lalu, kecelakaan yang tidak disengaja mematahkan kedua gigi atas Hobart. Hobart melompat dari atas gentong air yang tinggi kemudian mendarat dengan wajah menghantam lantai terlebih dahulu. Bisa dibayangkan kepanikan yang dialami penulis ketika melihat Hobart bersimbah darat pada bagian mulut. (~,~")
Ajaibnya,proses penyembuhan berlangsung sangat singkat. Dalam waktu kurang dari 1 minggu gigi hobart sudah tumbuh kembali dengan rata.  Memang terjadi perubahan pada saat pemberian makan pada masa penyembuhan, Hobart selalu diberi makanan yang telah dihaluskan, hingga ia tidak perlu memotong makanannya lagi. Namun penulis sama sekali tidak menyangka giginya akan tumbuh panjang kembali dalam waktu singkat! :)
Setelah penulis mencoba mencari tahu, didapatlah pengetahuan baru bahwa toh tidak perlu khawatir dengan patahnya gigi pada kelinci, selama kelinci kita masih memiliki semangat juang untuk hidup (ditandai dengan nafsu makannya) maka proses penyembuhan itu akan berlangsung cepat :) Percayalah!

Dan yang perlu diingat dalam memelihara kelinci, Jangan Pernah Lupa bahwa kelinci sebenarnya adalah Hewan PENGERAT, oleh sebab itu makanan yang diberikan sebaiknya dalam bentuk utuh (bulat2) agar fungsi giginya yang panjang dapat dimanfaatkan dengan baik.  Dengan semakin sering kelinci mengerat, hal ini menyebabkan giginya akan selalu terasah sehingga mengurangi tingkat terjadinya Malocclusion pada kelinci.

Berikut ini gambar kelinci yang menderita Malocclusion akut, sehingga dapat menyebkan kelinci tidak bisa makan dan mati,




No comments:

Post a Comment