November 27, 2016

Catatan Kajian : Jangan Kau Buka Aib Saudaramu

Masjid Nurul Iman Blok M Square
Ustadz Azhar Khalid Seff,  Lc. M.A.

Nabi Shollallahu alaihi wassalam bersabda:
"Bahwasanya setiap anak Adam,  pasti pernah melakukan perbuatan kesalahan (bisa dosa, aib yang tidak mau dibuka) ", dan sebaik2nya pendosa adalah yang bertobat setelah berbuat dosa"

Manusia berbeda dengan malaikat yang diciptakan hanya untuk taat kepada Allah,  pasti terdapat kesalahan,  dosa,  perbuatan salah.

Nabi bersabda dalam khutbah Jumatnya di Arafah, "Sesungguhnya darah-darah kalian,  harta-harta dan kehormatan kalian kamu muslimin diharamkan kepada muslim lainya."

Maka jagalah aib saudaramu, saudaraku.

An Nur 19:
إِنَّ الَّذِينَ يُحِبُّونَ أَنْ تَشِيعَ الْفَاحِشَةُ فِي الَّذِينَ آمَنُوا لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui.

Sabda Rasulullah Shollallahu alaihi wassalam :
"Barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim maka, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat kelak. "

Janganlah seorang muslim membicarakan keburukan seorang muslim,  jika benar maka itu ghibah, dosa besar,  jika salah itu fitnah.

Hukumnya wajib menutupi aib seorang muslim. Bertambah wajib lagi,  jika muslim tersebut memiliki kehormatan / jabatan yang lebih tinggi,  seperti pemimpin,  ulama.

Jika ingin menasehatinya,  datangilah dia dengan cara yang baik.

Jika ada yang medzholimi kita,  misal harta kita dirampas,  maka melaporkan aib orang yang mendzholimi kita tersebut ke pihak yang berwenang,  merupakan ghibah yang diperbolehkan.

Haram hukumnya mencari-cari kesalahan orang lain.

Kisah di zaman sahabat nabi,  Umar bin khattab.
Ada seseorang yang menceritakan kisah seorang putrinya yang dilamar seseorang,  si ayah mengetahui aib anaknya sebelum anaknya bertaubat. Ia bertanya,  apakah dia harus menceritakan kepada calon anaknya tersebut perihal aib anaknya. Umar R. A berkata,
"Apakah engkau akan membuka sesuatu yang telah ditutup oleh Allah Subhanallahu wa ta'ala.??! "

Rasulullah Shollallahu alaihi wassalam "Wahai orang-orang yang beriman dengan lisannya,  iman tersebut tidak akan masuk ke dalam qalbunya,  sampai kita bisa meninggalkan ghibah,  baru iman tersebut masuk ke dalam hati kita. "

Tattabu' : suka mencari-cari aib seorang muslim.
Aib=aurat
Aurat : sesuatu yang malu untuk kita lihat,  atau perlihatkan ke orang lain.

Seseorang yang mencari-cari aib saudaranya sama seperti menelanjangi saudaranya!
Naudzubillah! Begitu berdosanya!

Barangsiapa yang mencari-cari aib saudaranya,  maka Allah akan mencari-cari aibnya,  dan membongkarnya di dunia ataupun di akhirat kelak!

Sabda Rasulullah Shollallahu alaihi wassalam dari sahabat Tsauban:
"Jangan sekali-kali mengganggu dan menghina hamba-hamba Allah,  barang siapa yang berusaha mencari aib saudara muslim,  maka Allah akan mencari aibnya,  dan Allah buka di rumahnya sendiri."

Kisah Ibunda Aisyah yang difitnah bersama Sofwan.

Dalam satu bulan fitnah itu tersebar,  sikap Rasulullah berubah kepada Ibunda Aisyah.

Sabda Rasulullah Shollallahu alaihi wassalam kepada Ibunda Aisyah :
"Jika engkau memang melakukan hal tersebut,  maka bertaubatlah. Jika engkau tidak melakukannya,  maka percayalah bahwa Allah akan mengeluarkan engkau dari fitnah yang sangat keji ini."

Ibunda Aisyah akhirnya meminta izin untuk tinggal dirumah orang tuanya.

Nama Asli Abu Bakar as siddiq
- Abdullah bin abu Utsman

Setelah itu,  turunlah wahyu , firman Allah dalam An-Nur 19. Membuktikan kebersihan dan kesucian ummul mukminun, ibunda Aisyah.

Sikap Rasulullah Shollallahu alaihi pun kembali ke sedia kala terhadap ibunda Aisyah.

Semoga bermanfaat..
Barakallah fiikum..
@nabarianfany

No comments:

Post a Comment